Hati-hati Penyakit Seksual Pada Wanita!

Oleh : Ir.Gordon Djemat,AKP
Akupunturist & Penyuluh Kesehatan PT.Soman Indonesia

Mitra Sehat ,
Penyakit seksual menular (PMS) merupakan penyakit yang telah menjadi terkenal di Indonesia. penyebaran penyakit ini sangat pesat karena adanya pergaulan bebas yang tidak terkendali lagi saat ini. hal ini ditambah dengan minimnya pengetahuan seks sejak dini yang membuat banyak orang terinfeksi penyakit tersebut. Lalu bagaimana dengan penyakit seksual menular pada wanita, .?hal apa saja yang harus di hindari , sebagai pencegahan ..? dan bagaimana peranan soman dalam mengatasi penyakit tersebut ..? kita akna bahas hari ini dengan Ir Gordon Djemat,Akp penyuluh kesehatan Pt Soman Indonesia , dan akupunturist.

Apa itu penyakit menular seksual pada wanita ..?
Penyakit Menular Seksual (PMS) dibagi dalam:
1. Penyakit Menular Seksual yang Disebabkan oleh Bakteri
2. Penyakit Menular Seksual yang Disebabkan oleh Virus
3. Penyakit Menular Seksual yang Disebabkan oleh Parasit

Dengan cara apa saja penyakit ini menular .?
Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah penyakit dapat menular melalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi . Dapat ditularkan oleh pasangan Anda lewat aktivitas seksual yang melibatkan vagina , penis, anus, atau mulut . Mengacu pada penyakit yang beragam dengan gejala-gejala yang berbeda tiap penyakit dan beberapa lebih serius daripada penyakit yang lain . Namun, semuanya membutuhkan pengobatan untuk mencegah komplikasi dan membahayakan hidup pasien .

Apa saja cara terbaik , pencegahan yang bisa di lakukan untuk mencegah penyakit ini ..?
•    Yang paling utama adalah menghindari hubungan seksual pra nikah.
•    Bersikap setia terhadap pasangan
•    Meskipun kondom bukan jaminan , tapi cukup membantu mencegah Penyakit Menular Seksular.
•    Edukasi seks
•    Memberikan infomasi mengenai perilaku dan hubungan seks yang aman harus dimulai sejak usia sekolah .  Membuat remaja perhatian terhadap penyalahgunaan seksual  dan cara mencegahnya harus menjadi prioritas utama .

Apakah ada vaksin untuk penyakit ini , vaksin apa saja itu ..?
Ada banyak vaksinasi yang direkomendasikan untuk mencegah penyakit melular seksual Antara lain vaksin HPV yang bisa diberikan sejak usia remaja .  Vaksin ini diberikan untuk mencegah terjadinya berbagai permasalahan kesehatan yang bisa disebabkan oleh virus Human Papilloma.

Bagaimana dengan pengobatan yang biasa di lakukan untuk mengatasi penyakit ini ..?

Pengobatan penyakit menular seksual bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Diagnosa pribadi apakah benar Anda terserang PMS .
Beberapa orang merasa malu untuk membongkar aib atau penyakitnya sekalipun kepada seorang dokter . Untuk itulah sebelum pergi ke dokter dan melakukan pengobatan penyakit menular seksual sebaiknya calon pasien mendeteksi sendiri . Bila ragu-ragu calon pasien bisa melihat di situs-situs kedokteran tentang gejala-gejala PMS .  Cocokkan dengan gejala yang dimiliki oleh calon pasien .

2. Pergi ke dokter
Dalam masa pengobatan penyakit menular seksual  tersebut hendaknya selalu berada dalam pengawasan dokter dan tidak melakukan sesuatu sendiri. Segala macam keputusan yang berhubungan dengan pengobatan penyakit menular seksualharus dikonsultasikan dengan sang ahli.

Bagaimana bila proses pengobatan penyakit menular seksual ternyata gagal?
Bila proses pengobatan penyakit menular seksual ternyata gagal, maka yang harus dilakukan adalah  mencari tahu mengapa bisa sampai gagal.

Kegagalan dalam proses pengobatan penyakit menular seksual bisa disebabkan oleh hal-hal berikut ini, yaitu:
1.    Pasien tidak menuruti perintah dokter dan berpendapat sendiri .
Ada kalanya pasien berbuat semau hati ketika proses pengobatan penyakit menular seksual. Sikap-sikap yang ditunjukkan oleh pasien tersebut bisa menghambat proses penyembuhan dari penyakit menular seksual.

2.    Dokter yang menangani tidak mumpuni
Selain dari sisi pasienkegagalan juga bisa disebabkan karena faktor dokter Bisa saja dokter yang menangani pasien PMS tersebuttidak terlalu mumpuni di bidangnya. Hanya karena tariff murah saja pasien langsung tergoda padahal dari segi kualitas masih belum bisa dikatakan bagus.

3.    Tidak adanya niat yang kuat dari diri pasien
Hal yang paling penting yang kadang dilupakan adalah niat yang kuat untuk berobat dari yang bersangkutan. Bila tidak ada niat yang kuat pasien tidak akan bisa berkomitmen untuk menyembuhkan penyakitnya.

4.    Pasien tidak bisa menjaga kesehatan
Meskipun sudah melakukan pengobatan namun bila pasien tidak menjaga kebersihan organ intimnya / maka tak akan ada gunanya pengobatan.

5.    Pasien tidak bisa mengubah pola hidupnya akan perilaku seksual yang ia lakukan.
Yang paling parah adalah  ketika pasien tidak bisa menghentikan kebiasaan buruknya yang berkaitan dengan perilaku seksual mereka. Pengobatan penyakit menular seksual bisa terhambat hanya karena masalah tersebut.

Apa yang harus dilakukan oleh pasien ketika berniat melakukan pengobatan penyakit menular seksual?
1.    Harus ada niat kalau pasien ingin sembuh total dari penyakit menular seksual tersebut.
2.    Tidak tergoda dengan hal-hal yang bisa menjerumuskan pasien lagi ke lembah hitam.
3.    Bersikap waspada dan selalu berhati-hati dalam menjalankan pengobatan.
4.    Pilihlah atau mintalah jarum suntik yang steril.
5.    Menjauhlah dari komunitas yang bisa membawa dampak negative.

Bagaimana dengan peranan soman , dalam mengatasi penyakit ini ..?
Soman dapat membantu dalam mengatasi Penyakit Menular Seksual kalau di minum secara teratur. Untuk mengatasinya maka jika Anda dalam hubungan khusus dengan orang lain tunda berhubungan seksual sampai anda siap secara fisik maupun emosional menyetujui akan berhubungan seks satu sama lain .Ada kalanya pasien berbuat semau hati ketika proses pengobatan penyakit menular seksual dilakukan. Sikap-sikap yang ditunjukkan oleh pasien tersebut bisa menghambat proses penyembuhan dari penyakit menular seksual.

Bagaimana dengan dosisnya ..?
Dosis bisa di konsumsi di mulai 7 tetes 3 x sehari , lalu bisa di tingkatkan juga menjadi 10 – 15 tetes . Tidak perlu kuatir jika di tingkatkan dosis nya karena Soman tanpa efek samping dan tidak bersifat ketergantungan. (NA)