Pentingnya Zat Besi Untuk Pertumbuhan Anak

Mitra sehat tahukah anda..? Balita Indonesia yang menderita anemia atau kurang darah mencapai 47 persen, sebagian besar karena kekurangan zat besi.  Zat besi merupakan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Zat besi memiliki beberapa manfaat yang esensial terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Bagaimana jika seorang anak kekurangan zat besi..? dan manfaat apa yang akan anak di dapatkan jika zat besi nya terpenuhi..? Pembahasan ini akan di bahas oleh Ariana Dewi,S.Gz seorang ahli gizi dan Konsultan Produk PT.Soman Indonesia.

Apa itu zat besi ..?
Zat besi merupakan nutrisi yang berperan penting dalam pertumbuhan manusia semenjak dalam kandungan. Zat besi merupakan bagian penting dari hemoglobin. Hemoglobin ialah komponen sel darah merah yang berperan dalam membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membawa karbondioksida kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan. Paduan pola makan yang kurang diperhatikan dengan gaya hidup yang serba cepat dapat menyebabkan tubuh kekurangan cadangan zat besi. Jika kadar zat besi menurun, kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang sehat pun ikut menurun.

Kondisi ini disebut anemia akibat kekurangan zat besi. Jika dibiarkan berkelanjutan, maka kinerja organ-organ dan pertahanan kekebalan tubuh akan menurun. Sementara pada ibu hamil, kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan hambatan atau bahkan gangguan pada pertumbuhan janin, termasuk otak dan sarafnya. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia sehingga penderitanya mulai lemas dan lesu. Tubuh kita pada dasarnya mendapatkan kebutuhan zat besi dari makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memilih makanan yang beragam (food combaining) agar kebutuhan dasar akan vitamin dan mineral tubuh bisa terpenuhi.

Mengapa seorang anak membutuhkan zat besi untk tubuhnya..?
Zat besi merupakan  mineral penting, terutama bagi pertumbuhan anak. Kekurangan zat besi bisa berdampak serius bagi kesehatan dan pertumbuhan anak.

Zat Besi sangat penting bagi tubuh untuk memprosuksi hemoglobin, yaitu pigmen dalam darah yang bertugas untuk mengedarkan oksigen keseluruh tubuh , serta mioglobin yang bertugas untuk menyimpan oksigen dalam otot. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, yang dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan mudah marah. Zat besi juga dapat mempengaruhi perkembangan otak anak. Dan pada anak, anemia dapat menyebabkan masalah perkembangan kognitif jangka panjang. Dan Sebagai Pengaturan Suhu Tubuh,

Zat besi proses enzimatik dan metabolisme dapat terjadi dengan optimal pada suhu yang sesuai.  Dan juga Sebagai peningkatan Fungsi Otak Peningkatan perkembangan otak juga merupakan salah satu dari sekian banyak manfaat zat besi. Karena pasokan oksigen dalam darah dibantu oleh besi dan tentunya ini sangat penting karena otak menggunakan sekitar 20% oksigen darah. Dengan demikian zat besi secara langsung berhubungan dengan kesehatan dan fungsi otak. Hal ini akan menunjang aktivitas kognitif dan membantu untuk menciptakan jalur saraf baru untuk mencegah gangguan kognitif seperti demensia dan penyakit Alzheimer. Oleh karena bagi anak yang terpenuhi kebutuhan zat besinya, juga akan lebih mudah untuk konsentrasi.

Apa peran zat besi dalam tubuh si kecil.?
Sebgaai fasilitator penting untuk mengatur suhu tubuh. Menjaga suhu tubuh tetap stabil akan memungkinkan
Peran dan manfaat zat besi bagi anak selain yang sudah saya jelaskan di atas, yaitu dapat  membantu metabolisme protein, berperan dalam produksi hemoglobin dan sel darah merah, meningkatkan daya tahan tubuh yang menjadikannya tangguh dalam melawan infeksi.

Berapa banyak sebenarnya kebutuhan zat besi si anak ..?
Kebutuhan zat besi pada setiap anak berbeda karna pada tiap usia dan tahap perkembangannya berbeda pula.
a.    Bayi yang masih mendapat asi, cenderung memperoleh cukup zat besi dari ibu mereka sampai usia 6bln.
b.    Usia 7-12bln, membutuhkan 11 mg zat bes iper hari, sedangkan bayi yang lahirnya kurang dari 1 th harus dapat MPASI yang diperkaya dgn zat besi.
c.    Usia 1-12th butuh 7-10mg zat besi per hari.
d.    Remaja sekitar 15 mg krn remaja msh melewati fase pertumbuhan.

Manfaat apa saja yang akan di dapatkan jika zat besi dalam tubuh anak terpenuhi ..?   
a.    Terjadi peningkatan sistem imun
b.    Mencegah anemia terutama pada anak
c.    Pendukung metabolisme dan pembentukan enzim, krnmetabolisme yg sehat dibutuhkan zat besi yg cukup spt pembentukan katalase, myolobin.
d.    Pendukung sistem saraf, pada sejumlah neurotransmitter esensial zat besi turut menyumbang peran dalam pembentukannya termasuk juga pada serotonin.

Anak usia berapa yang memang beresiko kekurangan zat besi ..?
Jadi ada dimana kondisi tertentu yang rentan terhadap defisiensi zat besi. Diantaranya:
a.    Bayi kurang dari 6 bulan - Bayi yang baru lahir masih memiliki simpanan zat besi dari uterus (rahim), artinya apa yang dimakan ibu selama kehamilan berpengaruh besar pada bayi yang akan dilahirkannya. Bayi yang lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah berisiko tinggi kekurangan zat besi. Bila sudah terjadi, anak-anak ini harus mendapatkan suplemen zat besi namun hanya di bawah pengawasan medis.
b.    Bayi usia 6 bulan sampai 1 tahun -  Simpanan zat besi mereka akan habis saat memasuki usia enam bulan. Kekurangan zat besi akan terjadi jika makanan tambahannya tidak mengandung zat besi yang memadai. Tidak memberikan makanan tambahan yang mengandung zat besi pada bayi setelah usianya enam bulan akan meningkatkan risikonya mengalami kekurangan zat besi.
c.    Anak-anak usia 1-5 tahun - ASI hanya mengandung sejumlah kecil zat besi. Pemberian ASI eksklusif (tidak diberikan makanan tambahan) dalam waktu yang lama akan menyebabkan bayi kekurangan zat besi. Susu rendah zat besi seperti susu sapi, susu kambing dan susu kedelai tidak boleh diberikan hingga bayi berusia 12 bulan. Anak yang hanya minum susu dan tidak mengonsumsi makanan tambahan berisiko kekurangan zat besi.
d.    Remaja - Remaja perempuan lebih berisiko kekurangan zat besi karena sejumlah faktor, seperti pertumbuhan yang pesat saat pubertas, kehilangan zat besi karena menstruasi dan karena sengaja membatasi asupan makanan (diet).

Bagaimana jika akibat nya jika anak kekurangan zat besi ..? ciri-ciri nya seperti apa ..?
•    Tumbuh kembang terganggu.
•    Kelopak mata bagian dalam terlihat pucat. Jika memang benar menderita anemia, inilah salah satu ciri yang akan muncul pada area mata yang bisa dicek ketika bercermin. Pusing atau sakit kepala. Sakit kepala merupakan ciri yang tak bisa dipisahkan dari para penderita anemia karena ketika zat besi kurang, otomatis oksigen yang dikirim oleh zat besi pun juga kurang sehingga pusing akan lebih kerap dialami.
•    Cepat lelah. Jumlah sel darah merah yang kurang di dalam tubuh bisa membuat seseorang lebih gampang merasa lelah yang menjadi akibat dari kurangnya oksidasi di dalam tubuh. Energi tubuh kita dipengaruh oleh oksidasi tersebut yang akan memampukan kita menjalankan seluruh aktivitas sehari-hari.
•    Wajah pucat. Tampak pucatnya wajah pun juga bisa dikarenakan seseorang menderita anemia, bahkan terkadang dapat berkemungkinan kelihatan kekuningan. Itulah mengapa penanganan dini sangat diperlukan agar kekurangan darah segera diatasi sebelum terjadi hal yang tidak-tidak.
•    Sesak nafas. Pasokan oksigen yang berkurang di dalam tubuh disertai dengan kegiatan bertubi-tubi dan terlalu berat dapat menyebabkan seseorang menjadi sesak napas. Tak jarang pula ada yang sampai pingsan sehingga efek ini pun perlu diwaspadai.
•    Palpitasi. Istilah medis satu ini artinya adalah ciri denyut jantung yang iramanya tak teratur seperti seharusnya. Kecepatan iramanya tidaklah terlalu kuat dan juga tidak terlalu normal. Kurangnya zat besi menyebabkan kurangnya oksigen sehingga peningkatan denyut jantung akan terjadi dan debarannya begitu cepat namun tidak teratur.

Lalu bagaimana cara mencukupi kebutuhan zat besi pada anak ..?
•    Beri anak Anda ASI atau jika tidak mampu, pilihlah susu formula yang sudah diperkaya dengan zat besi (pemilihan susu formula sebaiknya dikonsultasikan dengan medis).
•    Jangan berikan susu sapi atau cairan lainnya demi menggantikan makanan tambahan sebelum usianya mencapai 12 bulan.
•    Jangan menunda pemberian makanan tambahan setelah anak usia 6 bln.

Bagaimana sebenarnya mencegah hal ini , agar tidak terjdi kekurangan zat besi ..?
a.    Beritahu mereka tentang pentingnya zat besi bagi tubuh.
b.    Biasakan mereka mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging, ikan.
c.    Berikan  makanan sumber zat besi non-hewani juga seperti bayam, kacang polong, brokoli, dan biji-bijian terutama jika mereka tidak menyukai makanan hewani. Makanan yang mengandung vitamin C juga harus mereka konsumsi, seperti buah-buahan dan sayuran. Karna vit C dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Sebagai seorang ahli gizi , makanan seperti apa yang memang mengandung zat besi ..?

Hati Sapi (4,2 mg zat besi/75 gram)
Banyak orang yang tidak mau mengkonsumsi hati sapi karena dianggap bisa meningkatkan jumlah kolesterol. Ini adalah fakta lain dari cara pandang kita terhadap hati sapi. Namun dibalik rasa yang lezat dan lembut ternyata daging sapi juga bisa meningkatkan zat besi dalam tubuh. Hati sapi bisa menjadi asupan yang sangat bergizi untuk ibu hamil dan anak yang memasuki masa pertumbuhan.

Tomat (2 mg zat besi / 100 gram)
Tomat memiliki efek yang sangat menyegarkan. Buah ini banyak mengandung air dan rasa manis yang bisa dikombinasikan dengan berbagai jenis makanan. Kandungan vitamin C dalam buah tomat sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan berperan sebagai zat antioksidan yang mencegah kanker. Selain itu, tomat juga mengandung berbagai jenis nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
•    Zat besi yang ditemukan dalam tomat mendukung sistem kekebalan tubuh dan proses pembentukan sel-sel darah merah.
•    Tomat juga mengandung kalsium dan kalium yang baik untuk mendukung kesehatan tulang dan mencegah penyakit jantung.
•    Tomat mengandung zat licopene yang bermanfaat untuk mencegah berbagai jenis kanker, penyakit jantung dan resiko serangan stroke.

Kentang (1,9 mg /50 gram)
Kentang sering kita olah dalam berbagai macam masakan seperti campuran sup atau masakan lain. Di Indonesia konsumsi kentang memang masih kecil karena hanya dijadikan makanan campuran. Namun di berbagai negara lain kentang bisa menjadi makanan pokok karena memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Berikut ini manfaat kentang untuk kesehatan tubuh.
•    Kentang mengandung vitamin B6 yang bisa mengurangi berbagai macam resiko karena penyakit jantung dan gangguan penyakit degeneratif lain.
•    Kandungan vitamin C dalam kentang sangat baik untuk mencegah berbagai macam penyakit karena melemahnya kekebalan tubuh dan infeksi virus atau bakteri. Kentang sangat baik untuk mendukung kesehatan gigi, tulang, jaringan kulit dan juga pencernaan.
•    Kandungan zat besi dalam kentang sangat baik untuk menjaga proses produksi darah merah dan menjaga kesehatan tubuh.

Kacang merah (2,3 mg / 75 gram)
Kacang merah adalah salah satu jenis kacang yang memiliki zat antioksidan tinggi. Selain itu kacang merah juga diperkaya dengan berbagai macam nutrisi yang sangat bermanfaat untuk tubuh.
•    Kacang merah memiliki zat antioksidan yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk mencegah berbagai macam penyakit kanker dan melawan serangan radikal bebas yang berasal dari makanan maupun udara.
•    Kacang merah diperkaya dengan zat besi, serat dan protein yang bermanfaat untuk membantu tubuh dala memecah karbohidrat dalam tubuh menjadi sumber energi, proses produksi sel darah merah dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
•    Kacang merah memiliki kandungan serat larut yang sangat tinggi sehingga baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Sebagai seorang ahli gizi, makanan seperti apa yang memang mengandung zat besi?
Banyak sekali di sekeliling kita sumber2 zat besi dan sangat mudah memperolehnya. Seperti pada kacang2an, daging, ikan, hati sapi, serta sayuran berwarna hijau. yang terpenting bagaimana bukan hanya mendapatkannya saja tetapi dapat mengolahnya dengan baik sehingga kebutuhan zat besi khususnya untuk anak tercukupi,tentunya sesuai usia dan kebutuhannya.

Bagaimana dgn soman manfaat apa yang bisa didpatkan oleh anak?
Soman sangat baik sekali dikonsumsi oleh anak, bahkan dari masih dalam kandungan,soman sudah di anjurkan karna kandungan serta nutrisi yang terdapat pada soman sangat lengkap, tentunya kebutuhan zat besi untuk anak tercukupi dilengkapi dgn asupan nutrisi dari makanan serta pemakaian soman yang teratur.

Bagaimana dengan kredibilitas soman? Apakah terjamin?
Kredibilitas pt.soman Indonesia sangat baik  krn soman memiliki produsen yakni PT HGI (Harvest Gorontalo Indonesia) yang sudah memimiliki ISO Management system, dan sudah memiliki sertifikat halal dari MUI.

Apakah soman aman digunakan oleh anak2 dalam jangka panjang?
Soman aman dikonumsi dlm jangka panjang krn soman tidak memiliki efek samping. Krn soman terbuat dari bahan2 alami.

Tips dari mb Riana agar kebuthan zat besi terpenuhi?
Makan makanan dengan pola food combaining cara ini agar kebutuhan zat besi dan mineral penting lainnya yg dibutuhkan oeh tubuh dapat tercukupi, krn dalam tiap sumber makanan pasti memiliki kandungan gizi yang berbeda2 sehingga bisa saling melengkapi.(NA)